Hal Yang terjadi Ketika Remaja

artikel ini bukan tentang untuk mencela seseorang tapi saya buat artikel ini untuk mengetahui apa yang saya dapat ketika saya banyak berbicara ataupun berhubungan dengan  beberapa orang ataupun teman yang saya kira ia adalah orang yang bisa diperhitungkan ternyata ssalah menurut pengatrian saya untuk mendapatkan sebuah saran ataupun pendapat masing2 dari mereka yang serba tidak terima dengan realita yang mereka Jalani.(Jika tidak mengerti tulisan saya , Mohon maaf, saya menulis dengan apa yang ada di otak saya, tergantung kalian yang mengkaji dan memfilter apa pendapat saya tentang kehidupan zaman sekarang)
Ada beberapa Pendapat saya yang mungkin bisa kalian terjemahkan sendiri, karena saya membuatnya dengan penuh perhatiannya saya kepada orang orang atau pun teman teman saya yang bisa di ajak toleransi untuk berfikiran belajar dari diri sendiri dan menatap diri terlebih dahulu, :

1. Kesalahan Dalam Berfikir ketika Beranjak ingin berfikir kritis

Kebanyakan anak zaman sekarang hanya mengetahui dan cukup tau dengan hal hal yang berbau panas, contohnya seperti mereka melihat kedalam media, berita atau pun perbincangan, ada fase dimana mereka mendapatkan sebuah pembahasan yang tidak di filter terlebih dahulu, kenapa demikian? karena mungkin mereka mencoba berfikir rasional tetapi jatuhnya terpaksa beridealis

2. Gengsi dengan keterbatasan diri

Mungkin beberapa hal yang menyerupai seseorang melihat lingkungan mereka yang tidak puas dengan apa yang orang miliki, dikala mereka ingin menginginkan apa yang orang sukai, tapi kebanyakan dari mereka tidak pernah mengerti apa itu yang namanya rasa syukur kepada tuhan mereka yang menciptakan mereka begitu semournanya menjadi manusia yang sepatutnya, akankah mereka berfikir akan hal itu dan mempunyai rasa kepedulian terhadap diri nya sendiri yang merasa mnyedihkan dikarenakan mereka tidak dapat melakukan apa yang mereka lakukan, banyak yang terjadi adalah  mereka mencoba membuat suatu perhatian untuk media masa dengan mangantumkan caption caption tidak jelas mereka di sebuah stetmen yang sudah ada di era globalisasi ini.

3. Gengsi dengan namanya Rasa

Rasa yang mereka miliki memiliki arti yang mendalam ketika mereka mulai masuk di fase mereka merasakan perasaan yang dikenal Cinta, kenapa didunia ini penuh dengan orang saling mencintai adalah hal yang biasa, dan berlomba lomba mencari dan memiliki seseorang yang mungkin mereka anggap ialah paling sempurna, akankah mereka dapat berfikir apakah perasaan suka atau cinta dengan seseorang harus di rasakan hari itu juga, kenapa masih banyak yang berfikir hal cinta adalah nomor 1 yang di utamakan bagi Kaum yang tidak Berfikir Logis

4. Tidak Peduli dengan Perkataan Orang (Katanya)
mereka merasa mereka lah paling benar, merekalah yang paling ingin diperhatikan, jika memang kodratnya mereka adalah orang yang paling bermasalah bagi kehidupan mereka sendiri, dan tidak bercermin terlebih dahulu ketika memberikan argumen yang kemungkinan bertentangan dengan prinsip hidupnya, mereka mengatakan itu ssemua benar ketika mereka merasa ia di beruntungkan oleh tuhannya
padahal tuhan tidak bersentuhan langsung dengannya malahan mereka merasakan bahwa itu adalah jalannya, tanpa memandang kenapa ia di beri jalan

5. Rasa dendam yang tidak akan lupa

banyak yang terjadi diantara kita di lingkungan remaja, adalah menomor satukan orang yang terjatuh
banyak cara mereka melakukan hal yang ingin mereka lakukan kepada orang yang telah menyakiti perasaan ataupun harga dirinya, dengan cara mereka tidak berhentinya membicarakan keburukan masing masing dari orang yang mereka permasalahkan kepada orang yang mungkin tidak bermasalah dengan orang yang bersangkutan, akankah mereka berfikir ia juga Manusia yang baik dimata tuhan dan orang dan disekitarnya


Komentar